Tips Agar Bisnis Tetap Bertahan Di Tengah Pandemi Covid

Written by Jasmin on March 16, 2021 in LIP with no comments.

Saat ini banyak makanan yang bisa bertahan lama dan praktis, misalnya makanan kemasan, makanan beku atau makanan dalam kaleng yang sudah dikemas menjadi salah satu kebutuhan yang sangat dicari oleh masyarakat. Salah satu usaha yang justru peluang semakin besar ditengah pandemi yaitu penjual/pengecer yang menjual produk-produk olahan makananan seperti supermarket, swalayan dan lain sebagainya. Untuk bisnis makanan dan minuman, promosi bisa dibuat dengan memberi harga diskon atau paket menu tertentu. Promosi yang tepat di tengah kondisi pandemik sebaiknya lebih gencar untuk layanan pesan antar, misalnya free of charge ongkos kirim.

Cara untuk tetap bertahan dalam masa pandemi

Menurutnya, digitalisasi sistem pembayaran dalam berbelanja ini menjadi salah satu faktor penting menjaga laju perlambatan aktivitas ekonomi di masyarakat. Dengan mempertimbangkan krisis Virus Corona, strategi pemasaran produk bisa juga dengan memasukkan kata kunci dan visible yang relevan dengan keadaan sekarang dalam kampanye pemasaran Anda dapat menarik perhatian. Berikut tujuh strategi pemasaran produk UKM ditengah wabah covid-19 yang dapat dilakukan.

Salah satu dari three perusahaan konsultan terbesar di dunia, Brain & Company, menemukan dalam sebuah penelitian bahwa jika reterensi pelanggan ditingkatkan 5 persen, laba dapat meningkat dari 25 persen menjadi 25 persen. Jadi setiap bisnis perlu mencari tahu bagian mana produk atau layanan yang ditawarkan secara free of charge atau dengan harga diskon. Entrepreneur.com dalam surveinya menemukan bahwa 30 persen adalah angka ajaib yang menarik pelanggan. Bahkan perusahaan e-commerce berbasis Fahsion, menghasilkan tanggapan yang memuaskan dengan menawarkan pengiriman gratis dan diskon di saat krisis ini. Menurutnya, dalam menyikapi kondisi tersebut, pelaku bisnis perlu menentukan langkah strategis.

Untuk proses penjualan pun saat ini Cammomile sangat memprioritaskan secara online sehingga bisa menjangkau pasar lebih luas, bahkan hingga ke Aceh, Papua, Kalimantan, dan Sulawesi. Berbeda jika hanya mengandalkan penjualan offline yang hanya terbatas pada lingkup tertentu. Apalagi di masa pandemi ini, masyarakat semakin akrab dengan media digital sehingga penjualan on-line benar-benar terakselerasi dengan cepat. Masyarakat yang tadinya malas berbelanja onlie sekarang harus melakukannya.

Di saat pembatasan sosial, kebutuhan akan baju pesta, tentunya sangat minim. Untuk bertahan, para desainer dan karyawannya bisa saja beralih ke usaha pembuatan alat pelindung diri, seperti masker atauface shield, yang sedang laris manis. Percaya atau tidak, di saat-saat seperti ini, melakukan digital advertising Mesin Slot justru jauh lebih menguntungkan sekaligus dapat meningkatkan penjualan produk. Oleh karena itu, agar bisnis tetap bisa bertahan, para pelaku usaha perlu memutar otak dan melakukan sejumlah strategi guna menyesuaikan dengan keadaan yang tengah terjadi.

Comments are closed.